naval arch. university of indonesia

naval arch. university of indonesia
naval arch. university of indonesia

Rabu, 10 November 2010

The Essence of ELT

Tepatnya minggu setelah terbit fajar yang cerah aku terbangun dengan ceria dan mulai bersiap untuk kulangkahkan kakiku dengan penuh semangat menuju kampus teknik untuk bertujuan mengikuti pelatihan yang selama ini ingin aku ikuti, tentunya setelah aku dinyatakan lolos untuk mengikuti tahap pelatihan selanjutnya , ELT itulah nama singkat pelatihannya ,
       Di awal kegiatan minggu kedua ELT, suasana sudah mulai terlihat raut semangat para calon leader dari setiap peserta yang telah lolos mengikuti seleksi awal Engineering Leadership Training (ELT), dengan dipandu oleh kakak panitia kita menyerukan jargon yang telah dibuat sebagai bentuk untuk menyeragamkan semangat dari masing-masing peserta , Semangat membara calon leader sejati cetakan ELT terdengar lantang , setelah itu waktu menunjukan pukul 9 pagi barulah agenda kegiatan pertama dimulai yaitu team building, disini kita mulai di bentuk kelompok berdasarkan urutan abjad pada saat registrasi pertama yang tertulis distiker pada baju masing-masing peserta, setelah itu barulah panitia memberikan pengarahan tentang sistematika team building untuk setiap kelompok,. Pertama    masing-masing dari kelompok membuat suatu struktur organisasi perusahaan dengan diberikannya nama salah satu binatang sebagai nama perusahaan yang diberikan oleh panitia ,Setelah itu baru disini kita harus bisa menentukan tujuan latar belakang terbentuknya perusahaan, bergerak dibidang apakah perusahaan itu ( misal produksi obat)  , setelah itu barulah membentuk struktur organisasi perusahaan itu seperti mencari siapa yang pantas menjadi CEO, beserta menentukan manager-managernya yang akhirnya produk dari perusahaan itu akan di presentasikan ke publik. Di dalam kegiatan team building ini sebenarnya kita bisa mendapatkan esensi yang sangat tinggi artinya disituasi yang singkat ini kita harus bisa memilih, menimbang dan memutuskan siapa yang layak untuk dapat menduduki posisi-posisi itu , tidak asal main tunjuk orang untuk bisa duduk di posisi-posisi seperti itu karena dibutuhkan tanggung jawab yang tinggi dan setiap orang mempunyai ability dan credibility yang berbeda-beda , Dari sinilah  kita mulai melihat cara mekanisme berpikir yang berbeda-beda dari setiap peserta dalam setiap tim ketika ada suatu masalah yang sedang dihadapi dalam perusahaan , Hal yang berpengaruh mendasar dalam perbedaan itu adalah pembelajaran dalam menangkap dan mengolah masalah yang bersumber dari pengalaman ,
      Selanjutnya agenda kegiatan team building kedua yaitu setiap kelompok yang telah terbentuk di acak lagi berdasarkan angka yang masih tertera pada stiker yang tertempel pada masing-masing baju setiap peserta, setelah terbentuknya kelompok baru, panita mulai memberitahukan mekanisme kegiatannya yaitu setiap team masing-masing anggotanya mengambil 2 macam benda dari sekumpulan benda yang telah disediakan oleh panitia , kemudian setelah masing-masing kelompok mendapatkan benda-benda berbeda yang diambil oleh  setiap peserta , Lalu disini barulah kita dituntut untuk menciptakan kreativitas yang baru dan inovatif , tapi kendalanya yaitu setiap anggota mempunyai inovasi kreativitas yang berbeda-beda, maka dari itu disinilah selain kita harus bisa menciptakan inovasi yang paling unik dan menarik kita juga harus bisa memutuskan dengan mencari siapa yang diambil pemikiran kreativitas terbaiknya untuk diwujudkan menjadi sesuatu yang nyata yang tentunya harus mempunyai esensi yang jelas dan nyata ,. Setelah melakukan kegiatan team bulding kedua dan setiap tim telah menyelesaikan hasil kreativitasnya setiap peserta diperbolehkan untuk ISHOMA selama 30 menit,
      Nah inilah Agenda selanjutnya yang banyak peserta nantikan yaitu "TRAINING MOTIVATION", disini kita disuguhkan dengan acara yang sangat menggugah semangat dan sangat realistis, dengan riwayat pembicara dari alumni teknik UI 96 , dan beliau saat ini mempunyai kedudukan chief pada lembaga pendidikan PRIMA STUDY ,  Di saat awal pembicaraannya beliau langsung menceritakan pengalaman berharganya saat duduk di bangku SMA dengan nada lugas dia menceritakan kisah-kisah yang sangat realistis di kehidupannya yaitu pada saat SMA dia pernah mengalami kisah yang hampir semua peserta tak percaya dengan hal itu jika dilihat dari pencapaiannya saat ini , yakni beliau pernah failed study pada kenaikan kelas 1 ke kelas 2 SMA , hal ini tidak membuat pak yovan itulah panggilan akrab beliau yang  pada saat itu merasa gagal walaupun sedikit kecewa akan berbagai usaha beliau dengan orang tuanya untuk mencoba membujuk pihak guru beserta wali kelasnya yang tetap kukuh pada keputusan semula bahwa beliau akan naik jika pindah sekolah, Maka dengan berbagai hal dan penuh pertimbangan pak yovan akhirnya tetap tinggal dibangku kelas 1 di SMA yang sama, Dia tahu bahwa air mata ibunda nya tidak bisa jatuh tertahan ketika melihat kenyataan dari anaknya , tetapi hal positif yang luar bisa dari diri beliau yang bisa kita ambil yaitu tidak pernah menyerah dan selalu belajar karena pada hakikatnya belajar takkan pernah ada akhir dan selalu ada awal ,
Selain pelajaran berharga dari pengalaman beliau , kita juga disuguhkan dengan sesuatu yang tidak kalah menarik yaitu pembicara menawarkan tantangan bagi para peserta ELT untuk menghafal 20 kata benda yang disebutkan oleh salah satu murid SMP yang sengaja dibawanya , tetapi dari sekian banyak peserta hanya satu orang diantara kami yang mampu menjawab sesuai urutan  , hal ini membuktikan bahwa setiap orang mempunyai level konsentrasi yang berbeda-beda , tidak hanya itu saja suguhan yang membuat membuat para peserta lebih tercengang lagi adalah ketika pembicara memberikan pembuktian bahwa beliau membawa 5 anak didikannya yang usianya bervariasi mampu menghafal lebih dari 20 kata benda yang masing-masing kata benda itu disebutkan oleh para peserta ELT , padahal kata benda yang kami sebutkan cukuplah sulit dibandingkan dengan yang diberikan kepada kami , Tetapi alhasil anak-anak itu dengan lugas menyebutkannya dengan benar ,setelah kami memberikan applause yang sangat kagum atas metode yang pak yovan didik terhadap ke sampel lima anak itu , pak yovan langsung menceritakan secara teoritis berdasarkan sumber yang terperinci dan pengalaman serta beliau juga memberikan  key of success untuk  kami yang tentunya sangat bermanfaat untuk menjadikan kami lebih semangat untuk menjalani kehidupan yang keras dengan selalu belajar dari aspek apapun ..
      Itulah pembelajaran yang dapat kita petik dari orang yang punya pemikiran hebat dan itu sangat bermanfaat bagi kami untuk bisa menjadi seorang cendekiawan yang haus akan ilmu dan pengalaman dan sebagai kader pemimpin terbaik masa depan tidaklah takut terhadap masalah apupun kerena masalah bukan untuk ditakuti tetapi untuk dihadapi , karena hidup adalah masalah dan dengan masalah kita bisa hidup

1 komentar:

  1. nice post gan...
    satu lagi nih...
    hidup adalah persaingan, karena persaingan akan muncul yang terbaik...
    and BE THE BEST!!

    BalasHapus